Nama saya adalah Muhammad Ghola, tapi semasa kecil biasa dipannggil dengan sebutan "ghola". Saya lahir di Probolinggo pada Hari senin Tanggal 14 September 1992 tepatnya jam 05.00 WIB.Saya dilahirkan oleh seorang ibu bernama Fatimah, putri ke-5 dari 13 bersaudara dari Alm. Bapak asmo suryani dan Almh. ibu suryani.
Pendidikan awal saya adalah di SD Negeri Klenang Lor 1, dimulai dari tahun 1998 dan lulus di tahun 2004. Dilanjutkan dengan masuk di SMP Negeri 1 Banyuanyar pada tahun 2004 dan lulus pada tahun 2007. Setelah itu, saya melanjutkan di sebuah madrasah aliah (MA) Wali sanga swasta pada ahun 2007, namun hanya berjalan satu tahun, setelah naik ke kelas XI, saya memutuskan untuk pindah sekolah pada SMK Negeri 1 Banyuanyar dengan program jurusan Teknik Kendaraan Ringan, dan lulus pada tahun 2011. Setelah lulus dari SMK, saya melanjutkan kuliah di Universitas Panca Marga Probolinggo dengan program jurusan teknik informatika komputer. Pada Tahun 2017 saya memutuskan untuk melanjutkan penddidikan saya di jenjang S2 di Pasca Sarjana Universitas Kanjuruhan Malang dengan mengambil Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS)
Nama saya Muhammad Ghola, namun sejak kecil saya lebih akrab dipanggil dengan sebutan "Ghola". Saya lahir di Probolinggo, pada hari Senin, 14 September 1992, tepat pukul 05.00 pagi. Saya merupakan putra dari pasangan (alm.) Bapak Sukardi, seorang pensiunan dokter umum yang pernah mengabdi di Puskesmas, dan Ibu Fatimah, anak kelima dari tiga belas bersaudara pasangan (alm.) Bapak Asmo Suryani dan (almh.) Ibu Suryani.
Saya dilahirkan dari istri ketiga ayah saya, dalam sebuah keluarga besar yang penuh warna dan kisah. Saya memiliki satu kakak perempuan kandung, Siti Mariam, dari suami pertama ibu saya; satu kakak laki-laki dan satu kakak perempuan dari istri kedua ayah; serta lima kakak perempuan dari istri pertama ayah. Walau lahir dalam struktur keluarga besar yang kompleks, saya tumbuh hanya bersama ibu tercinta—sosok luar biasa yang menjadi tulang punggung kehidupan saya. Beliau bekerja sebagai pedagang makanan di sekolah setiap hari, dengan semangat dan kesabaran yang menjadi inspirasi utama saya hingga hari ini.
Perjalanan pendidikan saya dimulai di SD Negeri Klenang Lor 1 (1998–2004), kemudian lanjut ke SMP Negeri 1 Banyuanyar (2004–2007). Setelah itu, saya sempat menempuh pendidikan di MA Wali Sanga selama satu tahun, sebelum pindah ke SMK Negeri 1 Banyuanyar, mengambil jurusan Teknik Kendaraan Ringan, dan lulus pada tahun 2011. Kecintaan saya terhadap dunia komputer dan teknologi membawa saya melanjutkan studi di Universitas Panca Marga Probolinggo, jurusan Teknik Informatika, dan meraih gelar Sarjana Teknik (S.T.) pada tahun 2016.
Sejak lulus, saya mulai mengabdikan diri sebagai pendidik. Saya mengajar di sekolah yang pernah mendidik saya, yaitu SMKN 1 Banyuanyar, sebagai guru Teknik Komputer dan Jaringan. Selain mengajar, saya juga mendirikan usaha percetakan dan layanan komputer bernama Alvis Computer, sebagai bentuk pengabdian saya dalam dunia teknologi dan pelayanan masyarakat.
Pada tahun 2016, saya melanjutkan studi ke jenjang Magister (S2) di Universitas Kanjuruhan Malang, mengambil jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Langkah ini saya tempuh sebagai bentuk penguatan kapasitas akademik sekaligus pembuktian bahwa ilmu sosial dan teknologi dapat berpadu dalam membangun generasi muda yang berpikir kritis dan kreatif.
Kini, saya sedang menempuh studi doktoral (S3) di Universitas Negeri Malang, Program Studi Pendidikan Geografi, dengan fokus pada pengembangan literasi siswa madrasah berbasis integrasi sains dan nilai-nilai keislaman. Di tengah kesibukan akademik, saya aktif menjadi instruktur nasional pada berbagai program pengembangan guru, seperti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, fasilitator literasi sosial budaya AKMI tingkat provinsi, serta pendamping Proses Produk Halal (PPH) di lingkungan Kementerian Agama.
Selain aktif dalam dunia pendidikan formal dan pelatihan guru, saya juga terlibat dalam produksi dan dokumentasi konten kreatif. Saya mengelola akun Instagram dan TikTok dengan lebih dari 40.000 pengikut, di mana saya berbagi konten edukatif, reflektif, dan inspiratif. Saya telah memproduksi berbagai video profil sekolah, dokumentasi kegiatan pemerintah, konten wisata seperti perjalanan ke Gunung Bromo, hingga endorsement untuk berbagai UMKM dan tempat usaha lokal.
Pada bulan Agustus 2025, saya resmi bergabung sebagai dosen di Universitas Zainul Hasan Genggong, pada Program Studi Tadris Umum, Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. Kehadiran saya di lingkungan akademik kampus berbasis pesantren ini menjadi bagian dari tekad saya untuk membangun sinergi antara keilmuan, nilai-nilai lokal, teknologi, dan spiritualitas.
Melalui biografi ini, saya ingin menyampaikan bahwa pendidikan dan pengabdian tidak selalu harus berjalan dalam garis lurus. Jalan hidup saya mungkin berliku, namun dari semua itu saya belajar bahwa keyakinan, semangat, dan ketekunan akan selalu menemukan jalannya. Semoga kisah dan karya yang saya bagikan melalui buku ini dapat memberi manfaat, inspirasi, dan keberanian bagi siapa pun yang sedang menapaki jalan sunyi perjuangan dan pengabdian.






0 komentar:
Posting Komentar